April 06 2019

Mewujudkan mimpi komunitas esports tentang kurikulum esports dan jurusan esports di Indonesia


Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) Imam Nahrawi berpendapat e-sport harus mulai masuk ke kurikulum pendidikan untuk mengakomodasi bakat-bakat muda.

"Kurikulum harus masuk di sana, pelatihnya harus masuk di sana. Kalau sudah seperti itu, tentu harus bekerja sama, harus kolaborasi," kata Imam ( https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190128182128-185-364527/menpora-harap-e-sport-masuk-kurikulum-sekolah )

Kalau kita lihat sebenarnya Presiden Jokowi pernah mengusulkan untuk membangung fakultas esports ( https://news.detik.com/berita/d-3586109/jokowi-usulkan-fakultas-e-sport-untuk-generasi-y )

Selain presiden Jokowi, menristekdikti M Nasir memberikan lampu hijau jika ada universitas yang ingin membuka prodi eSport. Nantinya eSport akan masuk dalam ilmu IT lainnya seperti Artivicial Intelligence (AI). ( https://inet.detik.com/games-news/d-4326149/menristek-beri-lampu-hijau-kampus-buka-prodi-esport )

lampu hijau dari menristekdikti ini tidak terlepas dari diadakannya program esports di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Jika dari presiden sampai mentri - mentrinya sudah memberikan lampu hijau untuk esports bisa masuk ke dunia pendidikan secara mendalam, sekarang tinggal bagaimana merealisasikannya supaya esports bisa masuk sebagai mata pelajaran atau mata kuliah bahkan nanti bisa menjadi jurusan atau fakultas tersendiri.

Sebelumnya supaya esports bisa masuk ke pendidikan hal pertama yang perlu disiapkan adalah tenaga pendidiknya (Guru/Dosen). Perlu kita ketahui bahwa didalam undang - undang Republik Indonesia no. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen ( http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/02/uu-nomor-14-tahun-2005-ttg-guru-dan-dosen.pdf )

tentang guru di pasal 9 berbunyi : Kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma empat. 

dan tentang dosen di pasal 46

(1) Kualifikasi akademik dosen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 diperoleh melalui pendidikan tinggi program pascasarjana yang terakreditasi sesuai dengan bidang keahlian.

(2) Dosen memiliki kualifikasi akademik minimum:

a. Lulusan program magister untuk program diploma atau program sarjana; dan

b. Lulusan program doktor untuk program pascasarjana. 

Dari undang - undang kita mengerti bahwa untuk menjadi seorang guru dan dosen esports tidak lah mudah, mereka harus punya latarbelakang pendidikan resmi S1 pendidikan untuk seorang guru dan S2 / S3 di jurusan esports untuk menjadi dosen. Oleh karena itu hal yang pertama yang harus dilakukan supaya esports bisa masuk ke pelajaran di sekolah - sekolah dan masuk menjadi mata kuliah bahkan jurusan dan fakultas sendiri adalah mencetak para pengajar esports.

langkah awal untuk mencetak pengajar esports adalah dengan memasukan esports sebagai mata kuliah pilihan sebagai mata kuliah tambahan untuk mahasiswa di jurusan olah raga dan di jurusan pendidikan.

Untuk pengajar di mata kuliah pilihan tersebut bisa diambil dari dosen - dosen jurusan olah raga dan pendidikan yang terlebih dahulu melakukan penelitian mengenai esports. Untuk teknis pengajaran di kelas seorang dosen bisa didampingi dengan asisten dosen yang bisa diambil dari praktisi di dunia esports baik dari pemain maupun pelatih pro. dengan begitu lambat laun akan banyak penelitian mengenai dunia esports yang dilakukan oleh para akademisi sehingga akan ada perkembangan materi serta teknik - teknik yang bisa di gunakan di dunia esports.

Jika hal ini di kerjakan maka penulis percaya dalam 5 tahun kedepan esports akan ada sebagai sebuah jurusan dan bisa masuk menjadi salah satu mata pelajaran tambahan disekolah.  

Dan jika pemerintah akan membuat sebuah tim perencanaan dan penelitian mengenai bagaimana mewujudkan supaya esports bisa menjadi sebuah jurusan dan mata pelajaran tambahan disekolah, maka dari pengalaman bertahun - tahun penulis menjadi dosen dan kepala program studi jurusan teknik informatika yang pernah membuat kurikulum perubahan untuk jurusan teknik informatika, penulis dengan senang hati akan membantu dan bergabung dalam tim tersebut dan mewujudkan mimpi semua komunitas esports di Indonesia.


-Nicodemus D Nugrah Widiutomo,M.Kom-


Recent Updates